in

Congklak vs COC (Clash of Clans)

Pada era 90-an saat kita menyebut kata congklak sungguh tak asing lagi bagi telinga kita. Congklak adalah salah satu jenis permainan tradisional yang sangat mudah dimainkan. Permainan ini dimainkan oleh dua anak perempuan. Hanya butuh papan congklak sebagai tempat untuk menaruh biji congklak.  Biji congklak bisa berupa kerang-kerangan kecil dari plastik atau bisa juga diganti oleh biji-bijian atau dengan bebatuan kecil.

Permainan congklak ini bisa dianggap selesai bila sudah tidak ada lagi biji congklak disetiap lubang pada kedua pemain. Pemenangnya adalah pemain yang dapat mengumpulkan biji congklak terbanyak. Namun, sangat disayangkan permainan tradisional ini pada zaman sekarang sudah tidak lagi terdengar heboh di telinga kita. Bahkan, banyak sekali anak kecil sekarang yang tidak tahu apa itu permainan congklak yang mereka tahu hanya game instan yang sedang laku di pasaran. Salah satu game instan yang sedang diburu oleh generasi muda kita salah satunya yaitu, COC (clash of clans).

Game COC ini adalah game yang sangat familiar dikalangan anak muda sekarang. Dari yang masih berumur sekitar tiga tahun sampai yang sudah dewasa pun sudah tidak asing lagi dengan game ini. Dalam permainan ini, pemain diibaratkan sebagai pemimpin. Mengapa demikian? Karena pemain harus membangun pertahanan, melatih para pasukan, menyerang para lawan dan mempertahankan desa agar tidak diserang oleh lawan.

Game online ini bisa dimainkan bersama dengan pemain lain yang sedang online juga. Permainan ini, bisa membentuk grup antara pemain lain dan bisa pula berkomunikasi dengan pemain lainnya. Pemain dianjurkan untuk meningkatkan pasukan, bekerja keras untuk merencanakan, dan membangun kembali desa dari awal jika telah diserang oleh lawan. Menyiapkan strategi pertahanan dan membuat tentara lebih kuat agar desa yang telah dibangun bisa menangkis serangan musuh.

Mengenai kedua permainan di atas terbesit bahwa kedua permainan tersebut memiliki ciri khas yang berbeda. Permainan tradisional congklak seperti telah punah dengan perkembangannya teknologi. Banyaknya game online atau offline membuat generasi muda kita semakin tidak mengenal permainan tradisional tempo dulu. Namun, congklak maupun game COC mempunyai segi positif yang mungkin jarang diketahui oleh kita.

Permainan congklak baik untuk kecerdasan logika matematika. Peran congklak juga dapat melatih kita untuk mengatur strategi,  kejelian dan daya ingat untuk mengatur permainan. Ide dan strategi bisa muncul seketika saat kita berusaha mengalahkan lawan.

Pemain mendapat pengalaman kerja sama dari pemain lain untuk mempelajari ketekunan dan belajar dari kesalahan. Belajar bahwa butuh waktu, dan kesabaran untuk meraih kesuksesan merupakan manfaat dari game online COC. Permainan tradisional maupun game online bisa berpengaruh bagi generasi muda. Bimbingan orang tua sangat dibutuhkan apalagi di era teknologi seperti sekarang. Tidak terkadang mereka para generasi muda lupa akan masa sekolahnya yang setiap harinya sibuk akan gadget. Bahkan, ada pula anak yang masih berumur belia pun bisa menguasai gadget dengan mahirnya. Terkadang, ada orang tua yang justru tidak memperhatikan anaknya dikarenakan gaptek (gagap teknologi).  Maka dari itu, bukan hanya peran orang tua saja untuk membimbing generasi muda. Tetapi, orang yang lebih dewasa berperan aktif juga dalam mengembangkan kemajuan generasi muda kita, tidak hanya mampu mengumpulkan poin, emas dan berlomba-lomba menjadi pemenang dalam bermain. Namun, menjadikan poin dan emas itu sebagai bukti yang dapat menyelamatkan kebodohan dan mempertahankan Negara, Bangsa dan Agama.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Written by Fitria Ulfa

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Belajar dari Master Shifu

Kapan Nikah?