Tasyriq II

0
44
Sumber Gambar : http://www.gomuslim.co.id

Selain matahari yang genit

Kita sudah lama tidak bermain batu kecil, pasir dan lari-lari

Mari beradu ketangkasan lagi

Biar terlihat genit

Tapi banyak dosa dosa yang harus kita pecahkan

Bukan misteri!

Kita pun sangat rindu belaian ibu Mina

Ah, begitu lelap bermalam di dadanya

Sangat-sangatlah mesra peluknya.

Saat bertemu Neng Marwah yang jelita

Sudahkah kau sampaikan salam tanya Dik Shofa yang jelita pula

“Kita harus memakan sejarah atau menyajikan sejarah sebagai ibadah?“

Sudahkah?

Ah, matahari cukup genit

Bulat seperti matamu di padang mahsyar kemarin

Jangan dulu berteduh

Jangan!

Banyak setan di sampingmu duduk termangu

Lemparlah dengan batu-batu

Sampai darahnya hilang atas satu

Baca juga Borobudur; Pelajaran Yang Sering Tak Dipelajari

 

Ayo Komentari

komentar